My Blog List

Monday, July 19, 2010

Belajar Dari Kegagalan


Kegagalan masa lalu hanyalah sejarah. kita harus belajar dari sejarah, belajar dari kesalahan masa lalu agar tidak seperti keledai yang terperosok ke dalam lubang yang sama berkali-kali. Masa lalu adalah sejarah sedangkan masa sekarang adalah hadiah.
Masa lalu bisa jadi pelajaran berharga atau menjadi beban yang membelenggu kita. Masa sekarang bisa menjadi hadiah yang bernilai atau hanya kesia-siaan. Masa depan hanyalah sebuah ketidakpastian atau kita rancang menjadi hidup yang memiliki makna dan tujuan.
Lihatlah perjalanan hidup Abraham Lincoln (1809-1865) !

Abraham Lincoln
Usia 22 tahun gagal dalam bisnis
Usia 23 tahun gagal dalam pemilihan legislatif
Usia 24 tahun gagal (lagi) dalam bisnis
Usia 26 tahun kekasihnya meninggal dunia
Usia 27 tahun menderita penyakit gugup
Usia 29 tahun gagal dalam pemilihan ketua legislatif
Usia 34 tahun gagal dalam pemilihan kongres
Usia 39 tahun gagal (lagi) dalam pemilihan kongres
Usia 46 tahun gaga dalam pemilihan senat
Usia 47 tahun gagal dalam pemilihan wakil presiden
Usia 49 tahun gagal (lagi) dalam pemilihan senat
Usia 51 tahun terpilih menjadi presiden Amerika Serikat ke-16

Kesuksesan bukanlah tujuan akhir dalam kehidupan, tapi sebuaj perjalanan.
Dengan demikian, janganlah mengukur seseorang dengan menghitung berapa kali ia jatuh. Tapi ukurlah berapa kali ia bangkit kembali.





dikutip dari The Balance Ways

Sunday, July 18, 2010

Komunitas Anak Kereta

Seperti yang diketahui, kereta merupakan alat transportasi masal. Dan merupakan salah satu alat transportasi utama angkutan darat yang penggunanya terdiri dari berbagai kalangan. Tidak sedikit para pekerja yang menggunakan kereta sebagai alat transportasi menuju tempat kerjanya. Selain memakan waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan angkutan umum lainnya, dengan menggunakan kereta para pengguna kereta juga dapat menambah teman dan bergabung dengan pengguna kereta lain hingga membentuk suatu komunitas. Salah satunya adalah komunitas pekerja.

Peneliti dalam hal ini memilih stasiun Depok sebagai objek penelitian, dikarenakan di stasiun Depok terdapat banyak pekerja yang menggunakan kereta sebagai alat transportasi kerja yang mayoritasnya mereka bekerja di daerah Jakarta. Peneliti memperoleh informasi dan mengamati fenomena ini dengan dibantu oleh seorang informan yang merupakan salah satu anggota dari komunitas tersebut, dan mereka melabel komunitasnya dengan komunitas Anak Kereta (AnKer) yang terdiri dari para pekerja yang berasal dari berbagai profesi dan usia, anggota dari komunitas ini dasarnya berusia 20-50 tahun. Umumnya mereka adalah pegawai pekantoran yang bekerja di daerah Jakarta. Komunita tersebut berkumpul di dalam gerbong 3 AC ekonomi tujuan Depok-Tanah Abang yang rutinnya mereka bertemu pada hari kerja yaitu dari senin hingga jumat pada pukul 07.00 pagi.

Komunitas ini tidak didirikan secara resmi, anggota-anggota dari komunitas ini tergabung dalam waktu yang berbeda, ada anggota yang baru tergabung sekitar 6 bulan yang lalu ketika sedang mengikuti magang di sebuah perusahaan di Jakarta dan menggunakan kereta sebagai alat transportasi kerja. Tetapi juga terdapat anggota yang telah tergabung kurang lebih selama 5 tahun. Keuntungan yang dirasakan oleh anggota komunitas ini adalah dapat memperbanyak teman dari berbagai kalangan, profesi maupun usia dan juga dapat memperluas pengetahuan karena mereka dapat saling bertukar pengalaman. Motivasi yang mendorong mereka untuk tergabung dengan komunitas kereta ini adalah ingin mendapat banyak teman dan memperluas pergaulan yang bersifat positif. Dan setiap anggota dapat mengajak atau membawa temannya untuk bergabung ke dalam komunitasnya.

Kegiatan-kegiatan yang sering dilakukan oleh komunitas ini ketika berkumpul diantaranya saling bercengkrama, berbagi makanan, sharing dan juga berbagi pengalaman. Selain itu mereka tidak hanya berinteraksi ketika bertemu di kereta, tetapi mereka sering mengadakan kegiatan di luar lingkup itu, diantaranya adalah memancing dan bermain footsal bersama untuk kalangan pria, lalu memasak bersama di hari libur untuk para wanita dan juga mengadakan arisan untuk kalangan pria maupun wanita. Selain itu mereka juga pernah mengadakan wisata dengan mengajak keluarganya agar saling mengenal satu sama lain. Mereka juga mengadakan kegiatan pengajian yang rutin diadakan tiap bulan. Kegiatan-kegiatan tersebut dirasakan mereka dapat menghilangkan rasa jenuh dan lelah setelah bekerja selama sehari penuh. Tidak terdapat struktur pengurus dalam komunitas ini, dan jika ada akan membuat hubungan antar anggota menjadi kaku. Komunitas ini berharap adanya progress yang positif untuk komunitas ini dan terjalin scara terus-menerus.


Komunitas anak kereta ini dapat terbentuk karena adanya faktor ketidaksengajaan yang pada dasarnya masing-masing anggota tidak saling mengenal satu sama lain. Dengan adanya intensitas dan rutinitas bertemu yang cukup sering, mereka menjadi terbiasa bertegur sapa dan akirnya terjalin hubungan pertemanan sehingga terbentuk suatu komunitas.

Komunitas anak kereta ini tidak bersifat mengikat sehingga setiap orang dapat bergabung dan setiap anggota dapat mengajak atau membawa temannya untuk bergabung dengan komunitas AnKer ini. Selain itu, komunitas ini bersifat sosial atau kekeluargaan, karena yang awalnya bermula dari pertemanan dapat terjalin persaudaraan jika salah satu anggota komunitas ini menemukan jodohnya yang juga merupakan anggota dari komunitas tersebut.

Tidak terdapatnya sruktur pengurus dalam komunitas ini disebabkan mereka tidak menginginkan hubungan antar anggota menjadi kaku karena adanya perbedaan status maupun peran yang membuat suasana menjadi tidak nyaman. Yang berbeda dari komunitas ini dengan komunitas yang lain adalah komunitas ini terbentuk karena berawal dengan adanya ikatan persaudaraan.


Hidup adalah Perjuangan

Hidup adalah Perjuangan, dalam menjalani semua perjuangan kita pasti menggunakan banyak instrumen dan sarana penunjang. Dan faktor yang paling penting adalah keberanian. Harus ada keberanian untuk membuat perubahan yang positif. Keberanian adalah kekuatan.Banyak prestasi spektakuler yang tercipta di dunia ini karena adanya faktor keberanian, baik dibidang olahraga, leadership, ilmu pengetahuan dan sebagainya. Oleh karena itu, apapun bidang yang kita tekuni, jika kita ingin menjadi sukses dan menang, kita harus berani! Keberanian merupakan aset yang paling berharga!
Keberanian dapat membuat yang mustahil menjadi mungkin. keberanian dapat mengubah sikap negatif menjadi positif, loyo menjadi semangat, pasif menjadi aktif, pesimis menjadi optimis, miskin menjadi kaya, gagal menjadi sukses.


Berani Bercita-cita Tinggi
Berani Bangkit dari Kegagalan
Berani Belajar dari Kelemahan dan Kesalahan
Berani Membayar Harga Keberhasilan




oleh M.K Sutrisna dalam The Balance Ways




Wednesday, July 14, 2010

Kenali Dirimu


Sembilan Tipe Kepribadian Manusia
Kesembilan tipe kepribadian tersebut adalah :
Tipe 1 perfeksionis
Orang dengan tipe ini termotivasi oleh kebutuhan untuk hidup dengan benar, memperbaiki diri sendiri dan orang lain dan menghindari marah.
Tipe 2 penolong
Tipe kedua dimotivasi oleh kebutuhan untuk dicintai dan dihargai, mengekspresikan perasaan positif pada orang lain, dan menghindari kesan membutuhkan.
Tipe 3 pengejar prestasi
Para pengejar prestasi termotivasi oleh kebutuhan untuk menjadi orang yang produktif, meraih kesuksesan, dan terhindar dari kegagalan.
Tipe 4 romantis
Orang tipe romantis termotivasi oleh kebutuhan untuk memahami perasaan diri sendiri serta dipahami orang lain, menemukan makna hidup, dan menghindari citra diri yang biasa-biasa saja.
Tipe 5 pengamat
Orang tipe ini termotivasi oleh kebutuhan untuk mengetahui segala sesuatu dan alam semesta, merasa cukup dengan diri sendiri dan menjaga jarak, serta menghindari kesan bodoh atau tidak memiliki jawaban.
Tipe 6 pencemas
Orang tipe 6 termotivasi oleh kebutuhan untuk mendapatkan persetujuan, merasa diperhatikan, dan terhindar dari kesan pemberontak.
Tipe 7 petualang
Tipe 7 termotivasi oleh kebutuhan untuk merasa bahagia serta merencanakan hal-hal menyenangkan, memberi sumbangsih pada dunia, dan terhindar dari derita dan dukacita.
Tipe 8 pejuang
Tipe pejuang termotivasi oleh kebutuhan untuk dapat mengandalkan diri sendiri, kuat, memberi pengaruh pada dunia, dan terhindar dari kesan lemah.
Tipe 9 pendamai
Para pendamai dimotivasi oleh kebutuhan untuk menjaga kedamaian, menyatu dengan orang lain dan menghindari konflik.

oleh Toso dalam Enegram